Negeriku Maafkan aku

 Harapanku terkubur di tanah gersang 

Di kala semilir angin tak menghembus lagi 

entah, apa salahku dengan janji - janji palsu 

kulontarkan di pemilu 

namaku tak tertusuk membuat gambarku busuk 

papan iklan pun ikut berdialog 

mengapa dikau tak disenangi rakyat 

sementara gambarmu terpampang di kanvas tak bermutu 

apa salahmu?

Jika dikau senyum pada mereka yang tertipu 

gambarmu tak akan menjadi bangkai busuk

mereka akan memujimu

tapi apa mau dibilang 

aku hanya menuturkan rasa hormatku 

karena aku salah seorang penggemarmu 

aku pun tak akan memilih dikau 

siapa tahu 

aku bakal tertipu dengan bujuk rayu 

jika namamu berubah menjadi bunga harum 

sementara aku tak akan dapat memetikmu karena aromamu menghempaskan 

harapanku 

itulah cetusan hatiku pada pilkada di negeriku 

maafkan aku

Comments