Posts

Negeriku Maafkan aku

 Harapanku terkubur di tanah gersang  Di kala semilir angin tak menghembus lagi  entah, apa salahku dengan janji - janji palsu  kulontarkan di pemilu  namaku tak tertusuk membuat gambarku busuk  papan iklan pun ikut berdialog  mengapa dikau tak disenangi rakyat  sementara gambarmu terpampang di kanvas tak bermutu  apa salahmu? Jika dikau senyum pada mereka yang tertipu  gambarmu tak akan menjadi bangkai busuk mereka akan memujimu tapi apa mau dibilang  aku hanya menuturkan rasa hormatku  karena aku salah seorang penggemarmu  aku pun tak akan memilih dikau  siapa tahu  aku bakal tertipu dengan bujuk rayu  jika namamu berubah menjadi bunga harum  sementara aku tak akan dapat memetikmu karena aromamu menghempaskan  harapanku  itulah cetusan hatiku pada pilkada di negeriku  maafkan aku

Jalan seorang Pejuang

Berikut, akan saya sajikan sebuah cerpen karya dari seorang anak yang saat ini masih mengenyam pendidikan di lembaga pendidikan swasta. Dia adalah sosok pendiam, yang tidak mudah mengutarakan segala keluh kesah, palagi sekedar berpendapat. Dia adalah siswa kelas kelas 9 SMP. Mengenyam pendidikan formal disebuah sekolah swasta yang notabene untuk kalangan elit. katanya. tapi gak juga kok, faktanya banyak orangtua yang hidupnya selalu mau berusaha dan berjuang demi anak - anaknya juga mampu menyekolahkan anaknya di situ. eits... sebentar ngelantur kemana - mana. kita bahas ulang terkait siswaku yang memang tergolong unik ya. karena pada dasarnya semua manusia tercipta dengan keunikan masing - masing....  ahhhhh.... sudahlah kita nikmati karyanya dulu ya....  next, akan kembali saya ceritakan sosoknya, yang memang perlu pemaksaan untuk melakukan sesuatu terbaiknya, versi kami, karena memang dia bukanlah anak yang pede dengan segala pencapaiannya. yuk... chek it out.... Jalan Seor...